Pada Suatu Hari…

Sebuah kalimat pembuka yang hampir selalu diucapkan di setiap dongeng semasa aku kecil. Begitu pun blog ini mengawali ceritanya. Janji yang terucap di penghujung hari di tahun 2018, akhirnya terwujud.

Kembali ke suatu siang di 31 Desember 2018. Kami berempat menikmati makan siang di RM. Ikan Bakar Cianjur, Harapan Indah, Bekasi. Meski awalnya aku merasa harganya lebih mahal dibanding rasanya, tapi menjadi sesuai berkat terucapnya janji di antara kami.

Janji yang sengaja dibuat sebagai catatan akhir tahun 2018. Sebagai resolusi di tahun 2019. Hal yang belum pernah aku buat di tahun-tahun yang telah lewat.

Janji itu berisi bahwa setiap dua minggu, tiap orang harus membuat konten. Apa saja. Boleh tulisan, cerita, gambar, ataupun komik. Temanya terserah. Apapun hasilnya akan diupload di blog yang akan dibuat olehku. Janji ini menjadi niat dari aku dan istri untuk meningkatkan literasi baca-tulis buat kedua anak kami. Sekaligus buat kami sendiri.

Sudah tahu kan kalau minat baca anak Indonesia sangat rendah. Hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) rilisan Organisation for Economic Co-Operation and Develompent (OECD) tahun 2015 menempatkan Indonesia di posisi 62 dari 70 negara yang disurvei. Menyedihkan. Jadi, kami ingin berbuat sesuatu yang positif buat literasi.

Namun, waktu terus bergerak. Hari berganti, bulan pun berlalu. Masing-masing sibuk dengan aktivitasnya. Kami kerja, anak-anak sekolah. Hampir empat bulan berlalu. Janji tinggal janji.

Hingga…tibalah kekuatan untuk mewujudkan janji yang hampir terkubur itu. Bisa dikata, si Kakak-anak terbesar kami, penyebabnya.

Sejak janji itu dibuat, hanya dia yang konsisten menulis dan menulis. Dia berusaha memenuhi janji.

Akhirnya, pada suatu hari itu pun tiba…

Minggu, 28 April 2019, 10 am, narasiasa.com mengawali narasi. Doakan kami bisa konsisten menulis dan menulis.

Terima kasih Kak. (asa)